Vokers, minuman matcha semakin mudah ditemukan di kafe, mulai dari matcha latte hingga berbagai dessert berwarna hijau. Minuman asal Jepang ini juga makin menarik perhatian anak muda. Namun, tahukah kamu bahwa matcha sebenarnya termasuk jenis teh hijau?
Berdasarkan survei Jakpat terhadap 1.238 responden di Indonesia pada April 2026, sebanyak 31 persen responden mengonsumsi matcha dalam enam bulan terakhir. Angkanya lebih tinggi di kalangan Gen Z, yaitu 34 persen, dan milenial sebesar 32 persen. Data ini menunjukkan matcha punya tempat tersendiri di tengah beragam pilihan minuman.

Apa Bedanya Matcha dan Teh Hijau Biasa?
Meski berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis, matcha dan teh hijau biasa memiliki perbedaan dalam cara penanaman, pengolahan, dan penyajiannya.
Teh hijau biasa umumnya dibuat dengan menyeduh daun teh menggunakan air panas. Sementara itu, matcha dibuat dari daun teh yang ditanam di tempat teduh, kemudian diolah dan digiling hingga menjadi bubuk halus. Bubuk tersebut dicampur dengan air sehingga daun tehnya ikut dikonsumsi.
Perbedaan ini juga memengaruhi rasa dan kandungan kafeinnya. Matcha biasanya memiliki rasa lebih pekat dengan karakter sedikit pahit dan gurih, sedangkan teh hijau seduhan cenderung terasa lebih ringan.

Mana yang Mengandung Lebih Banyak Kafein?
Menurut Harvard Health Publishing, secangkir matcha berukuran sekitar 240 mililiter umumnya mengandung 38–89 miligram kafein. Sementara itu, teh hijau biasa mengandung sekitar 23–49 miligram kafein per ukuran sajian yang sama. Jumlah sebenarnya bisa berbeda bergantung pada takaran dan cara penyajian.
Karena itu, matcha bukan berarti bebas kafein hanya karena berasal dari teh. Vokers yang sensitif terhadap kafein atau sulit tidur setelah mengonsumsi minuman berkafein sebaiknya memperhatikan jumlah dan waktu konsumsinya.
Pada akhirnya, matcha dan teh hijau biasa sama-sama berasal dari tanaman teh, tetapi menawarkan pengalaman minum yang berbeda. Jika menyukai rasa pekat dan tekstur khas, matcha bisa menjadi pilihan. Namun, jika ingin minuman yang lebih ringan, teh hijau seduhan juga layak dicoba.
