Vokers, film Indonesia kembali mendapat kesempatan tampil di panggung internasional. Kali ini, Desember Jani terpilih masuk kompetisi Asian Future di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39. Film garapan Ariani Darmawan ini dijadwalkan menjalani pemutaran perdana dunia di Tokyo pada 27 Oktober 2026.

Sebelum tayang di bioskop Indonesia pada 10 Desember 2026, ada baiknya Vokers mengenal lebih jauh film yang mengangkat kisah keluarga ini. Mulai dari sinopsis, daftar pemain, hingga lima fakta menariknya.

Sinopsis Film Desember Jani

Desember Jani bercerita tentang Jani (Chempa Puteri), remaja berusia 13 tahun yang menunggu kakaknya, Julia (Hyori Mika), pulang setelah pergi dari rumah tanpa pamit selama sepuluh hari.

Kepergian Julia membuat hubungan Jani dengan ibunya, Winnie (Sigi Wimala), semakin renggang. Jani menyalahkan sang ibu, sementara Winnie harus bekerja keras sebagai ibu tunggal dan menyimpan rasa bersalah atas situasi keluarganya.

Di tengah konflik tersebut, Oma (Tutie Kirana), yang sehari-hari berjualan lumpia, menjadi sosok yang membuat Jani merasa nyaman. Namun, Jani menyimpan rahasia karena masih berkomunikasi dengan Julia secara diam-diam.

Dalam empat hari di bulan Desember, Jani harus memilih antara terus menjaga rahasia kakaknya atau mengatakan yang sebenarnya. Pilihan itu membawa empat perempuan dalam keluarga tersebut menghadapi percakapan yang selama ini mereka hindari.

Daftar Pemain Film Desember Jani

Para pemain film Desember Jani (dok foto: Instagram)

Film produksi Palari Films ini dibintangi empat pemeran utama perempuan:

  • Chempa Puteri sebagai Jani.
  • Hyori Mika sebagai Julia.
  • Sigi Wimala sebagai Winnie.
  • Tutie Kirana sebagai Oma.

5 Fakta Menarik Film Desember Jani

1. Tembus kompetisi Festival Film Tokyo

Desember Jani terpilih dalam program kompetisi Asian Future di Tokyo International Film Festival 2026. Film ini dijadwalkan diputar pada 27 dan 29 Oktober 2026 di Tokyo.

2. Mengangkat kisah empat perempuan dari tiga generasi

Cerita film ini berpusat pada Jani, Julia, Winnie, dan Oma. Hubungan mereka menggambarkan dinamika keluarga, mulai dari rasa sayang dan kecewa hingga kesulitan menyampaikan perasaan.

3. Ceritanya dikembangkan selama tiga tahun

Sutradara Ariani Darmawan mengembangkan cerita bersama Cyntha Hariadi selama tiga tahun. Cyntha juga menulis skenario film ini, yang berangkat dari pengembangan cerita setelah Ariani membaca kumpulan cerpen Manifesto Flora karya Cyntha.

4. Luna Maya terlibat sebagai produser eksekutif

Aktris Luna Maya bergabung dalam proyek Desember Jani sebagai produser eksekutif. Keterlibatannya diumumkan dalam rangkaian promosi film pada September 2026.

5. Menggunakan judul internasional Jani Be Good

Di festival internasional, Desember Jani menggunakan judul Jani Be Good. Film berdurasi sekitar 101 menit ini mengusung genre drama keluarga dengan cerita yang dekat dengan persoalan komunikasi antara orang tua dan anak.

Kapan Desember Jani Tayang di Bioskop?

Setelah menjalani pemutaran perdana dunia di Tokyo International Film Festival, Desember Jani dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 10 Desember 2026.

Vokers, kisah Jani mengingatkan bahwa dalam keluarga, rasa sayang tidak selalu membuat setiap orang mudah memahami satu sama lain. Terkadang, sebuah percakapan jujur menjadi langkah awal untuk kembali mendekat.

Share.